LOMBOK TENGAH, Sirajulhuda.sch.id | Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda Paok Dandak, Desa Durian, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, terus melakukan pembenahan fasilitas pendidikan dan asrama guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi para santri.
Sejumlah pembangunan tengah dilaksanakan, mulai dari pembangunan asrama santri dua lantai hingga revitalisasi fasilitas SMK Islam Sirajul Huda yang saat ini progres pengerjaannya telah mencapai 85 persen.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda, Ahmad Jumaili, Kamis (15/10/2026), mengatakan pembenahan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pengasuhan santri.
“Kami ingin memastikan santri tidak hanya mendapatkan pendidikan yang baik, tetapi juga merasa nyaman selama tinggal dan belajar di pondok pesantren. Karena itu, pembenahan fasilitas terus kami lakukan secara bertahap,” kata Ahmad.
Salah satu pembangunan yang menjadi perhatian yayasan adalah asrama santri dua lantai yang dibiayai secara swadaya melalui dukungan masyarakat, wali santri, alumni, dan jamaah.
Asrama tersebut nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi dan ranjang tidur susun yang tertata rapi agar santri memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Menurut Ahmad, pembangunan asrama tidak hanya berorientasi pada penyediaan tempat tidur, tetapi juga pada penciptaan lingkungan pengasuhan yang aman bagi anak-anak.
“Penataan asrama menjadi perhatian serius kami. Selain kenyamanan, kami juga ingin menciptakan lingkungan yang aman untuk mencegah terjadinya perundungan, kekerasan, maupun pelecehan seksual terhadap santri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fasilitas yang baik perlu didukung dengan pengawasan dan pola pengasuhan yang tepat agar seluruh santri dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang.
“Santri harus merasa bahwa pondok pesantren adalah rumah kedua mereka. Tempat mereka belajar, beribadah, beristirahat, dan berinteraksi dengan teman maupun guru tanpa rasa takut atau tidak nyaman,” tambahnya.
Selain pembangunan asrama, yayasan juga terus mengembangkan sarana pendidikan formal melalui Program Revitalisasi SMK Islam Sirajul Huda yang mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Melalui program tersebut, SMK Islam Sirajul Huda memperoleh bantuan pembangunan satu Ruang Praktik Siswa (RPS) jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan ruang administrasi sekolah.
Hingga pertengahan Oktober 2026, progres pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 85 persen.
“Fasilitas praktik yang memadai sangat penting bagi siswa SMK. Kami berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguasaan keterampilan sesuai bidang keahlian siswa,” jelas Ahmad.
Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, wali santri, alumni, dan jamaah yang terus memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas pondok pesantren.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi modal penting bagi yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki.
“Seluruh pembangunan ini merupakan ikhtiar bersama. Kami ingin Pondok Pesantren Sirajul Huda menjadi lingkungan pendidikan yang semakin tertata, bersih, aman, dan nyaman, sehingga para santri betah tinggal di pondok dan semakin bersemangat dalam belajar,” pungkasnya.



