Penempatan siswa disesuaikan dengan bidang keahlian yang dipelajari selama mengikuti pendidikan di sekolah. Program Prakerin menjadi bagian penting dalam pendidikan vokasi. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai sistem kerja, standar pelayanan, penggunaan peralatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
Siswa DKV Prakerin di Wahana Education dan ASKA Printing
Siswa dari Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual ditempatkan di dua lokasi, yaitu Wahana Education dan ASKA Printing.
Wahana Education merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan penerbitan di Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Penempatan di perusahaan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa DKV untuk mengenal alur kerja industri kreatif, mulai dari proses perancangan visual, pengaturan tata letak, persiapan pencetakan, produksi, hingga penyelesaian hasil cetak.
Selain kemampuan teknis, siswa juga dapat belajar memahami kebutuhan pelanggan, ketepatan waktu produksi, pengendalian kualitas, serta pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan.
Lokasi Prakerin berikutnya adalah ASKA Printing yang berada di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Di tempat ini, siswa diharapkan dapat memperluas pengalaman dalam bidang desain grafis dan layanan percetakan.
Pengalaman di lingkungan usaha percetakan akan membantu siswa memahami bahwa sebuah desain tidak cukup hanya terlihat menarik. Desain juga harus memiliki ukuran yang tepat, mudah dibaca, sesuai dengan media cetak, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif kepada masyarakat.
Siswa ATPH Belajar Produksi Benih Unggul di P4S Karang Sidemen
Sementara itu, siswa Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan Prakerin di Laboratorium P4S Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.
P4S Karang Sidemen merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan dan pengembangan pertanian serta berafiliasi dengan PT BISI International Tbk dalam kegiatan produksi benih unggul di Indonesia.
Selama mengikuti Prakerin, siswa ATPH berkesempatan mengenal kegiatan pertanian secara langsung. Pembelajaran dapat mencakup proses pemilihan benih, pembibitan, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, hingga penanganan hasil pertanian sesuai program yang diterapkan di lokasi Prakerin.
Penempatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai perkembangan teknologi pertanian dan pentingnya penggunaan benih berkualitas dalam meningkatkan hasil produksi.
Memperkuat Hubungan Sekolah dengan Dunia Industri
Pelaksanaan Prakerin merupakan salah satu langkah SMK Islam Sirajul Huda dalam memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Penempatan siswa di lokasi yang relevan juga mendukung terciptanya pembelajaran berbasis pengalaman.
Selain meningkatkan keterampilan sesuai kompetensi keahlian, Prakerin melatih siswa agar mampu beradaptasi, bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan baik, menaati aturan, dan menyelesaikan pekerjaan secara bertanggung jawab.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi siswa sebelum memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, atau merintis usaha secara mandiri setelah lulus.
Keberangkatan siswa DKV dan ATPH ke tiga lokasi Prakerin ini menandai dimulainya proses pembelajaran langsung di lingkungan profesional. Para siswa diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik sekolah, serta membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang dapat dikembangkan di SMK Islam Sirajul Huda.
